Kamis, 06 April 2017
Story of clouds and the blue sky
Pernahkah kalian menyadari betapa romantisnya awan dan langit?
Betapa mereka saling mengisi satu sama lain.
Awan yang setia menemani langit ketika biru, jingga, dan hitam melukis langit.
Sering kali langit merasa bersalah karena awan tertutup putihnya oleh langit, tapi awan hanya tersenyum pada langit dan berkata “tak apa selama kamu senang”
Sungguh aku iri melihat betapa beruntungnya langit memiliki awan yang begitu sabar mendampinginya.
Lantas aku bertanya pada mereka “kenapa kalian hanya diam berdampingan, tak inginkah kalian menyatu?”
Mereka pun hanya tersenyum dan Langit menjawab “Tak beda dengan manusia, kami pun memang ditakdirkan bersama tanpa ikatan. Biarlah kami menjadi cerita orang-orang di bumi yang terpisahkan oleh apapun.” Aku pun pulang dengan kepahitan. Betapa tabahnya mereka bersama menahan rasa masing-masing. .
Selasa, 20 September 2016
Lost Things
Do you know when you've lost something -- like your favorite T-Shirt or a set of keys-- and while looking for it, you come across something else you once missed but have long since forgotten?
Well whatever it was, there was a point where you decided to stop searching, maybe because it was no longer required or a new replacement was found. It is almost as if it never existed in the first place-- until that moment of rediscovery, a flash of recognition.
Everyone has one-- an inventory of lost things waiting to be found. Yearning to be acknowledged of the worth they once held in your life.
I think this is where i belong -- among all your other lost things.
A crumpled note at the bottom or a drawer or an old photograph pressed between the pages of a book .
Well whatever it was, there was a point where you decided to stop searching, maybe because it was no longer required or a new replacement was found. It is almost as if it never existed in the first place-- until that moment of rediscovery, a flash of recognition.
Everyone has one-- an inventory of lost things waiting to be found. Yearning to be acknowledged of the worth they once held in your life.
I think this is where i belong -- among all your other lost things.
A crumpled note at the bottom or a drawer or an old photograph pressed between the pages of a book .
I hope someday you'll find me and remember what i once meant to you .
Rabu, 13 Juli 2016
Quotes . .
Terkadang angka atau tanggal begitu sangat penting..
akan terasa berharga detik demi detik setelah lama tidak ada pertemuan.
Dan sampai saat ini ternyata waktu tidak bisa mengusik hati.
Rasa rindu bahkan menjadi badai. Dan sayang yang tak memudar.
akan terasa berharga detik demi detik setelah lama tidak ada pertemuan.
Dan sampai saat ini ternyata waktu tidak bisa mengusik hati.
Rasa rindu bahkan menjadi badai. Dan sayang yang tak memudar.
Rindu (Lagi)
Malam nanti kau akan jatuh cinta
Pada sepi sunyi
Pada sendirimu menunggu pagi
Kau tinggal berdua saja dengan detak jantungmu, dan ia membisikkan sesuatu:
Namaku.
Lalu kau tahu kau jatuh cinta. Lagi.
Pada segala semesta tempatku berada.
Pada sepi sunyi
Pada sendirimu menunggu pagi
Kau tinggal berdua saja dengan detak jantungmu, dan ia membisikkan sesuatu:
Namaku.
Lalu kau tahu kau jatuh cinta. Lagi.
Pada segala semesta tempatku berada.
Kamis, 19 Mei 2016
Untukmu Yang Berulang Kali Membuatku Jatuh Hati
Selamat malam untukmu yang jauh dari pelukan ...
Ini tulisanku tentang kamu yang entah sudah sampai di aksara keberapa.
Aku hanya sekedar penulis biasa, yang hanya bisa memujamu dengan aksara.
Aku sudah mahir menuliskan tentangmu, bahkan diammu sekalipun mampu kuaksarakan .
Mungkin, untuk orang sepertimu, ini hanyalah tulisan tanpa arti yang sedkit atau memang berlebihan untuk dibaca.
Namun, untuk beberapa orang penikmat, atau bahkan peramu aksara seperti aku ini adalah nyawa, rasa, atau bahkan wicara yang hanya dengan menulis mereka bsa mengungkapkan segalanya
.
Kamu masih kesulitan memahami duniaku?
Mari aku ajarkan membuat puisi, dan nanti buatkan satu untukku..
Untuk kamu, yang sedang jauh dari tatapan..
Aku merindukanmu. . .
Malam ini, angin begitu tenang hingga rinduku mungkin bisa saja terdengar. Aku merindukan segala malam tentang kita.
Aku rindu memelukmu kala malam.
Aku rindu tawamu, rasa acuhmu, segalanya tentangmu yang tak bisa datang sendiri dan menunggu untuk kucari.
Kau tau aku mencintaimu.
Mencintai caramu berpikir, mencintai caramu menyikapi waktu, dan lagi-lagi segalanya.
Aku suka menuliskan tentangmu.
Aku suka caramu bertutur, aku suka caramu mengalah untukku, aku suka caramu merengkuhku di malam dingin hingga aku terbuai, larut dalam pelukan hangatmu.
Aku suka caramu menatap dunia, dan lagi-lagi… aku jatuh cinta padamu untuk yang kesekian kali.
Kamu selalu tau cara membuat aku menangis sedih, namun kamu juga selalu tau cara untuk membuatku menginginkanmu kembali.
Kamu selalu tau bagaiamana cara membuat aku takut kehilanganmu.
Kamu selalu tau kapan waktu disaat aku benar-benar bisa jatuh hati padamu di ujung waktu, dan kamu selalu punya seribu cara membuat aku menangis bahagia karenamu.
Untuk kamu, yang sedang kucintai hatinya..
Kamu tau, aku selalu menyayangimu. Seolah tanpa berakhir, seperti tdak pernah terpikir.
Kamu tau, aku selalu memperhatikan setiap inchi perpindahanmu.
Ingatlah bahwa ketika aku bertanya tentang sesuatu yang akan kamu lakukan, bukan berarti aku hanya sekedar ingin tahu.
Lebih dari itu, aku mengkawatirkanmu. Mengkhawatirkan setiap apa yang kamu lakukan.
Untuk kamu yang sedang kutuliskan ceritanya..
Entah akan jadi apa kita selanjutnya.
Entah apa rencana Tuhan dalam menjadikanmu sebagai siapa nanti. Apapun, ketika waktu mulai menjawab dan keadaan mulai bisa menerima siapa kita.
Untuk saat ini, biarkan aku merasa cukup dengan kita.
Tolong, jangan pernah memaksaku untuk mencari siapa dan apa yang terbaik melebihi kamu.
Aku hanya mahir menuliskan sebuah impian, cerita tentangmu, luka yang membalut setiap cerita dan ketika nanti akan tiba masanya aku akan menjemput masa itu.
Entah masih tetap memperjuangkanmu sebagai seseorang yang kuminta namanya pada Tuhan atau hanya sebatas memasuki hatimu sebagai tempat singgah
Yang jelas, aku cukup bahagia bersamamu—saat ini; papun kita.
Maafkan aku atas segala sikapku yang kerapkali tidak menyenangkanmu,maafkan aku yang tak bisa memahami bagaimana cara untuk tunjukkan maksudku.
Maafkan aku dan rasaku atas keadaan ini..
Selamat malam, kamu yang berulang kali membuat aku jatuh hati.
Ini tulisanku tentang kamu yang entah sudah sampai di aksara keberapa.
Aku hanya sekedar penulis biasa, yang hanya bisa memujamu dengan aksara.
Aku sudah mahir menuliskan tentangmu, bahkan diammu sekalipun mampu kuaksarakan .
Mungkin, untuk orang sepertimu, ini hanyalah tulisan tanpa arti yang sedkit atau memang berlebihan untuk dibaca.
Namun, untuk beberapa orang penikmat, atau bahkan peramu aksara seperti aku ini adalah nyawa, rasa, atau bahkan wicara yang hanya dengan menulis mereka bsa mengungkapkan segalanya
Kamu masih kesulitan memahami duniaku?
Mari aku ajarkan membuat puisi, dan nanti buatkan satu untukku..
Untuk kamu, yang sedang jauh dari tatapan..
Aku merindukanmu. . .
Malam ini, angin begitu tenang hingga rinduku mungkin bisa saja terdengar. Aku merindukan segala malam tentang kita.
Aku rindu memelukmu kala malam.
Aku rindu tawamu, rasa acuhmu, segalanya tentangmu yang tak bisa datang sendiri dan menunggu untuk kucari.
Kau tau aku mencintaimu.
Mencintai caramu berpikir, mencintai caramu menyikapi waktu, dan lagi-lagi segalanya.
Aku suka menuliskan tentangmu.
Aku suka caramu bertutur, aku suka caramu mengalah untukku, aku suka caramu merengkuhku di malam dingin hingga aku terbuai, larut dalam pelukan hangatmu.
Aku suka caramu menatap dunia, dan lagi-lagi… aku jatuh cinta padamu untuk yang kesekian kali.
Kamu selalu tau cara membuat aku menangis sedih, namun kamu juga selalu tau cara untuk membuatku menginginkanmu kembali.
Kamu selalu tau bagaiamana cara membuat aku takut kehilanganmu.
Kamu selalu tau kapan waktu disaat aku benar-benar bisa jatuh hati padamu di ujung waktu, dan kamu selalu punya seribu cara membuat aku menangis bahagia karenamu.
Untuk kamu, yang sedang kucintai hatinya..
Kamu tau, aku selalu menyayangimu. Seolah tanpa berakhir, seperti tdak pernah terpikir.
Kamu tau, aku selalu memperhatikan setiap inchi perpindahanmu.
Ingatlah bahwa ketika aku bertanya tentang sesuatu yang akan kamu lakukan, bukan berarti aku hanya sekedar ingin tahu.
Lebih dari itu, aku mengkawatirkanmu. Mengkhawatirkan setiap apa yang kamu lakukan.
Untuk kamu yang sedang kutuliskan ceritanya..
Entah akan jadi apa kita selanjutnya.
Entah apa rencana Tuhan dalam menjadikanmu sebagai siapa nanti. Apapun, ketika waktu mulai menjawab dan keadaan mulai bisa menerima siapa kita.
Untuk saat ini, biarkan aku merasa cukup dengan kita.
Tolong, jangan pernah memaksaku untuk mencari siapa dan apa yang terbaik melebihi kamu.
Aku hanya mahir menuliskan sebuah impian, cerita tentangmu, luka yang membalut setiap cerita dan ketika nanti akan tiba masanya aku akan menjemput masa itu.
Entah masih tetap memperjuangkanmu sebagai seseorang yang kuminta namanya pada Tuhan atau hanya sebatas memasuki hatimu sebagai tempat singgah
Yang jelas, aku cukup bahagia bersamamu—saat ini; papun kita.
Maafkan aku atas segala sikapku yang kerapkali tidak menyenangkanmu,maafkan aku yang tak bisa memahami bagaimana cara untuk tunjukkan maksudku.
Maafkan aku dan rasaku atas keadaan ini..
Selamat malam, kamu yang berulang kali membuat aku jatuh hati.
Selasa, 10 Mei 2016
Quotes
Entah mengapa rindu ini begitu menusuk hati hingga menembus jantung . Semoga saja bukan berarti aku akan kehilanganmu kekasih .....
Minggu, 24 April 2016
Aku lelah berpisah, aku tak tahu lagi jelasnya suatu arah. Memikirkan kata 'pisah’ seperti ada ketidakrelaan yang menggantung ditiap hurufnya.
Kepada yang masih ada di sudut pikirku,
Nada-nada pasrah dari kisah kita akhirnya menyerah. Katanya kita terlalu cepat mengakhiri sesuatu yang belum pantas berakhir, mereka tak ingin lagi mangkir dari garis takdir. Jika dulu kita lelah melanjutkan kisah, kini kita lelah berpisah. Saat ego mengijinkan kita terpisah, rasa yang dulu tersembunyi oleh gengsi bahwa kita masih saling mengingini kini semakin bertambah. Aku percaya, hadirnya jurang pemisah bukan tanpa suatu tujuan yang tidak beralasan. Itu mungkin hanya jeda yang melatih hati agar semakin dewasa. Agar kita sama-sama menjadi pemerhati yang peduli akan kondisi hati. Agar kita tahu seberapa besar cinta yang tersembunyi selama ini. Agar kita tahu selama apa hati telah absen mengungkapkan opininya sendiri.
Kita tidak akan pernah saling mencari lagi jika kita tidak benar-benar masih saling mengingini kan? Karena aku tahu, pada yang selain kamu hati tak bekerja sesempurna itu sebagai rumah untuk cinta. Karena kamu pun mengaku, pada yang selain aku rasa yang kau edarkan hanya sebatas rangkaian palsu. Kita pun sama-sama tahu, ada pekerjaan besar menunggu untuk melahirkan perbaikan-perbaikan bagi sebuah hubungan yang sempat kita sepelekan. Kita pun sama-sama tahu, kesempatan tidak datang dua kali pada yang berniat menyia-nyiakan.
Kita adalah dua anggota pasukan rasa yang melebur jadi satu nyawa. Untuk ketidakakuran yang sering kali menyakitkan, semoga pada detik berikutnya kedewasaan bisa mengalahkan. Mendahulukan hati, menomorduakan gengsi, dan menaruh urusan-urusan pribadi pada urutan yang kesekian. Aku tidak akan menaruh janji, aku tidak akan mengecap kata ‘selamanya’ pada garis edar hubungan kita. Aku tidak akan mempertanyakan pada Tuhan bagaimana nantinya akan berkelanjutan. Yang aku tahu, aku tak pernah memiliki rasa lelah untuk berpisah dengan sesiapa terkecuali kamu.
Aku lelah berpisah, aku tak tahu lagi jelasnya suatu arah. Memikirkan kata 'pisah’ seperti ada ketidakrelaan yang menggantung ditiap hurufnya. Aku masih memikirkan kelanjutan cerita kita.
Yang pernah jadi perempuanmu.
Nada-nada pasrah dari kisah kita akhirnya menyerah. Katanya kita terlalu cepat mengakhiri sesuatu yang belum pantas berakhir, mereka tak ingin lagi mangkir dari garis takdir. Jika dulu kita lelah melanjutkan kisah, kini kita lelah berpisah. Saat ego mengijinkan kita terpisah, rasa yang dulu tersembunyi oleh gengsi bahwa kita masih saling mengingini kini semakin bertambah. Aku percaya, hadirnya jurang pemisah bukan tanpa suatu tujuan yang tidak beralasan. Itu mungkin hanya jeda yang melatih hati agar semakin dewasa. Agar kita sama-sama menjadi pemerhati yang peduli akan kondisi hati. Agar kita tahu seberapa besar cinta yang tersembunyi selama ini. Agar kita tahu selama apa hati telah absen mengungkapkan opininya sendiri.
Kita tidak akan pernah saling mencari lagi jika kita tidak benar-benar masih saling mengingini kan? Karena aku tahu, pada yang selain kamu hati tak bekerja sesempurna itu sebagai rumah untuk cinta. Karena kamu pun mengaku, pada yang selain aku rasa yang kau edarkan hanya sebatas rangkaian palsu. Kita pun sama-sama tahu, ada pekerjaan besar menunggu untuk melahirkan perbaikan-perbaikan bagi sebuah hubungan yang sempat kita sepelekan. Kita pun sama-sama tahu, kesempatan tidak datang dua kali pada yang berniat menyia-nyiakan.
Kita adalah dua anggota pasukan rasa yang melebur jadi satu nyawa. Untuk ketidakakuran yang sering kali menyakitkan, semoga pada detik berikutnya kedewasaan bisa mengalahkan. Mendahulukan hati, menomorduakan gengsi, dan menaruh urusan-urusan pribadi pada urutan yang kesekian. Aku tidak akan menaruh janji, aku tidak akan mengecap kata ‘selamanya’ pada garis edar hubungan kita. Aku tidak akan mempertanyakan pada Tuhan bagaimana nantinya akan berkelanjutan. Yang aku tahu, aku tak pernah memiliki rasa lelah untuk berpisah dengan sesiapa terkecuali kamu.
Aku lelah berpisah, aku tak tahu lagi jelasnya suatu arah. Memikirkan kata 'pisah’ seperti ada ketidakrelaan yang menggantung ditiap hurufnya. Aku masih memikirkan kelanjutan cerita kita.
Yang pernah jadi perempuanmu.
Kamis, 14 April 2016
Quotes.....
Pada setiap lelahmu, percayalah tak akan ada yang
sia-sia. Pada setiap kerja keras yang kau kerahkan demi kebajikan,
percayalah bahwa Tuhan tak pernah tega membiarkanmu berjalan sendirian.
Dia bersamamu. Selalu.
Kamis, 07 April 2016
Sahabat,Aku ingin cerita Kita seperti kaset yang dapat berulang-ulang diputar kembali
Semula, adalah pertemuan tak sengaja
Berbagi kata, bercerita, kemudian kita tertawa bersama di bawah langit yang kebiruan, dan kita mulai menyebut nama, Kau dan aku, kini bersahabat.
Banyak hari yang terlewati membawa jejak jejak cerita dalam hati kita ...
Sejak aku mengenal kalian , sejak hari itu tercipta satu cerita.
Mungkin kau pernah berkata "pemikiran kita tidak sama " ,
tetapi perbedaan itu membuat persahabatan kita semakin menyatu .
Terkadang kesibukan yang kita lewati bersama sangat melelahkan,
tetapi rasa lelah itu hilang karena kebersamaan kita dan senyum kalian memberi warna dalam cerita kita.
Pada saat itu di Jakarta , bersama kita lewati hari sebelum hari perpisahan . terbenamnya matahari , menjadi saksi pertemuan kita pada saat itu .
sahabat..
aku mengerti berkurangnya intensitas komunikasi kita, bukan karena kita tak lagi peduli. bukan pula karena kita saling benci.
aku mengerti mungkin karena kau dan aku tak dalam area yang sama lagi. kau dengan segala kesibukanmu, dan aku pun begitu.
Dan sahabat
Kita adalah perjalanan
Langkah kaki yang beriringan tanpa pernah memperdebatkan
Siapa di antara kita yang harus berjalan di depan
Langkah bersama, kadang di depan kadang di belakang
Tapi tak pernah meninggalkan.
Langkah kaki kita memang tidak tidak lagi bersamaan , tetapi cerita kita tidak pernah hilang di dalam hati dan memori dunia . Biarlah kita ikuti arus cerita dunia ....
Aku akan ceritakan kepada dunia betapa kita pernah lewati suka duka kita ini bersama sebagai sahaba.
karena jika tidak ada sahabat , tidak akan ada persahabatan .
Rabu, 06 April 2016
Untukmu yang Terpisah Dariku dan Hidup Berbeda Kota. Bersabarlah, Jarak Ini Hanya Sementara
“Kita bakal baik-baik aja ‘kan? Kamu nggak akan lupa kasih aku kabar, ‘kan?”Terpisah berkilo-kilometer jauhnya karena harus hidup berbeda kota, rutinitas yang kita miliki 180 derajat berlainan dari pasangan-pasangan lainnya. Untuk kita, tak ada kemewahan dalam wujud makan bersama setiap malam, atau jalan-jalan menjelajahi tempat baru di akhir pekan.
“Hai, Sayang. Kamu tadi makan apa? Tugas kampus udah beres? Mau video call sekarang nggak?”
“Aku capek, pengen cerita. Coba ada kamu di sini…”
“Sayang.”
“Apa?”
“Kangen.”
Tak selamanya aku bisa berpikir baik. Ada saat di mana jarak membuatku cemburu, mencemaskan utuhnya perasaanmu. Kadang lebih mudah bagiku untuk menyerah pada keadaan. Jika bukan karena beberapa hal, mungkin aku tak akan sekuat sekarang.
Aku selalu menyimpan rindu. Hampir apapun kulakukan demi menghabiskan lebih banyak waktu bersamamu.


“Ayaaank bangun .” Kadang pesanmu sesingkat itu.
“Yaaaankk, banguuuun… PING!!~~”
Ah, betapa kau selalu berusaha ceria. Betapa kau selalu berhasil membuatku berkali-kali jatuh cinta.
Bagaimanapun, aku mesti berlapang dada. Ujian ini adalah demi masa depan kita bersama

Ini hanya untuk sementara
“Elah, sendirian terus… Apa bedanya kamu sama jomblo kayak kita?”Aku tertawa saja mendengar lawakan mereka. (Hei, jangan dikira aku tak bisa lagi tertawa!) Kau pun pasti senang mendengar keadaanku relatif baik-baik saja. Aku masih makan dengan lahap, belajar dengan giat, berkumpul dengan teman-teman hingga lupa waktu dan mentari pagi yang mengingatkanku.
Perpisahan ini sementara. Kita lakukan demi masa depan yang lebih baik untuk berdua. Kau selalu berkata, “Aku “meninggalkanmu” bukan untuk bersenang-senang sendiri.” Kau bekerja tanpa lelah, mengejar ambisi. Aku pun berusaha begitu: menyibukkan diri dalam proyek-proyek pribadi serta hobi agar setiap waktuku di sini tak terbuang tanpa arti.
Berjanjilah untuk selalu percaya. Jarak ini bukan apa-apa dibandingkan masa yang sudah menanti kita berdua

Ini hanya sementara. Sebentar, saja
Ingatkah saat aku dulu pertama kali memintamu menjadi yang ada dalam doaku? Hingga sekarang, aku tak pernah merasa salah telah memilihmu. Kau yang baik hati dan setia. Kau yang sepenuh hati mengejar cita-cita, kau yang selalu ceria. Kau yang membuatku menjadi aku yang seutuhnya.
Jarak kita sekarang bukan apa-apa dibandingkan masa depan yang kita punya bersama. Sebelum terlalu lama, kita akan bertemu lagi. Dan ada saatnya nanti, di masa yang akan datang, aku tidur tak lagi ditemani boneka darimu , namun hangatnya tubuhmu. Kita tak akan mengucapkan selamat tinggal — hanya selamat malam.
Sebelum waktu itu tiba, kita harus bahagia dengan apa yang ada.
Dariku,
Yang setiap pagi menanti pesan baru darimu
Selasa, 29 Desember 2015
Teruntuk kekasihku ...
Sejak empat tahun lalu,hati ini sudah terpaut olehmu .
Disadari atau tidak, separuh hembusan nafas ini,setiap langkah ini , semua tidak pernah terpisahkan dari namamu dihidupku .Tidak pernah hati ini jatuh terlalu dalam sepanjang aku mengenal cinta . Karena apa yang kamu berikan selalu lebih dari cukup .
Selama kita bersama, pernah kita bertemu angin yang sempat membuat hati goyah .Tetapi angin yang datang kali ini hampir memusnahkan semuanya.Hati yang selalu ingin berteduh padamu, semua mimpi mimpi kita , hampir ku lupakan itu.Bahkan nyaris kita berpisah , karena aku telah melahirkan luka dihatimu .
Betapa bodohnya aku, hingga aku menyadari atas khilafku dan salahku telah melahirkan luka di hatimu hingga memudarkan kepercayaan yang ada di hubungan ini .Tetapi sungguh hati ini menyesalinya .....
Lelaki yang tulus menerima semua kekurangan di diri ini.....
Lelaki yang datang di kehidupan ku seperti malaikat penjaga.......
Begitu harus menanggung luka , karena kesalahan ini .
Betapa hancur hati ini , ketika dia menangis ...
Sungguh ....kesalahan ini telah melahirkan luka yang begitu besar untukmu . Maafkan aku kekasih ...
Mungkin hanya kata maaf tidak bisa mengobati hati mu yang telah terluka .
Tetapi dari kejadian ini , membuat aku semakin sadar
betapa hati ini tidak bisa tanpamu , betapa berartinya kehadiranmu di hari-hariku ...
Kamu lebih dari kekasih yang selama ini ku punya..
Terimakasih untuk maafmu , akan ku jaga kau hingga jantung ini tak mampu lagi berdetak .
Akan ku hapus semua luka dan akan ku selimuti dengan senyum bahagiamu ......
Tersenyumlah kekasihku .......
Disadari atau tidak, separuh hembusan nafas ini,setiap langkah ini , semua tidak pernah terpisahkan dari namamu dihidupku .Tidak pernah hati ini jatuh terlalu dalam sepanjang aku mengenal cinta . Karena apa yang kamu berikan selalu lebih dari cukup .
Selama kita bersama, pernah kita bertemu angin yang sempat membuat hati goyah .Tetapi angin yang datang kali ini hampir memusnahkan semuanya.Hati yang selalu ingin berteduh padamu, semua mimpi mimpi kita , hampir ku lupakan itu.Bahkan nyaris kita berpisah , karena aku telah melahirkan luka dihatimu .
Betapa bodohnya aku, hingga aku menyadari atas khilafku dan salahku telah melahirkan luka di hatimu hingga memudarkan kepercayaan yang ada di hubungan ini .Tetapi sungguh hati ini menyesalinya .....
Lelaki yang tulus menerima semua kekurangan di diri ini.....
Lelaki yang datang di kehidupan ku seperti malaikat penjaga.......
Begitu harus menanggung luka , karena kesalahan ini .
Betapa hancur hati ini , ketika dia menangis ...
Sungguh ....kesalahan ini telah melahirkan luka yang begitu besar untukmu . Maafkan aku kekasih ...
Mungkin hanya kata maaf tidak bisa mengobati hati mu yang telah terluka .
Tetapi dari kejadian ini , membuat aku semakin sadar
betapa hati ini tidak bisa tanpamu , betapa berartinya kehadiranmu di hari-hariku ...
Kamu lebih dari kekasih yang selama ini ku punya..
Terimakasih untuk maafmu , akan ku jaga kau hingga jantung ini tak mampu lagi berdetak .
Akan ku hapus semua luka dan akan ku selimuti dengan senyum bahagiamu ......
Tersenyumlah kekasihku .......
Kamis, 22 Oktober 2015
Setelah Mengenalmu , Akhirnya Hatiku Mencintaimu . Ku Tahu Itu semua Bukan Kebetulan Semata.....
Aku tak pernah menduga sebelumnya saat pertemuan kita . Berawal dari tak saling kenal ..
Kita bertemu di suatu moment , yang akhirnya melahirkan cerita "Kita"...............
Maka bolehkan aku berharap pada Tuhanku, meminta agar dirimu nantinya jadi jodohku. Maaf jika aku berharap, mengharapkanmu yang mungkin sebenarnya tak mengharapkanku
.Memimpikanmu yang mungkin sebenarnya dirimu justru memimpikan orang lain. Tetapi inilah aku dengan segenap harapan yang aku inginkan, berharap cintaku bisa terbalas oleh cintamu dalam kebersamaan. Jika mungkin hari ini terlalu dini bagiku untuk berharap padamu, atau terlalu dini mengungkapkan perasaan yang ada di hati ini. Maka semoga jika memang kita ditakdirkan, maka hubungan yang telah kita bina selama ini bisa memberikan kebahagiaan saat ini dan seterusnya.
Jika tidak, ah aku masih tak berharap kalau kita tak ditakdirkan bersama. Maaf jika aku egois dalam berharap dan berdoa, namun setidaknya inti dalam doaku tetap aku mendoakan kebahagiaan untukmu. Tak semata-semata menuruti keinginan hatiku dan tak serta merta menomersatukan bahagiaku. Karena dengan cinta, aku ingin kita bisa bahagia bersama. Bukan salah satu diantara kita saja.
jkt 231015
to:A*I
Kita bertemu di suatu moment , yang akhirnya melahirkan cerita "Kita"...............
Lambat-laun kita pun melewati waktu .Aku
dan kamu yang awalnya dahulu sangat sungkan untuk bertukar sapa. Kini
dengan sedikit senyum saja, kita bisa saling bercanda tawa hingga cukup
lama. Hingga kadang kita lupa, sejak kapan sih sebenarnya kita bisa
mulai akrab. Sejak kapan kira-kira kita sudah tak sungkan untuk saling
menyapa. Bahkan kita memang bukan lupa lagi, tetapi memang kita tak
menyadari bahwa dengan berjalannya waktu telah membuat kita bisa menjadi
akrab lewat semua momen kebersamaan yang telah terlewati.
Suatu rasa nyaman ketika aku
merasakan kehadiranmu. Aku tak sadar bahwa secara perlahan sebenarnya
aku begitu mengharapkan kehadiranmu di hari-hariku. Hingga akhirnya aku,
entah sejak kapan mulai merasa sepi ketika tak ada kabar darimu.
Rasanya ada yang kurang di hariku jika tak ada kamu. Sejak itu lah aku
mulai menyadari bahwa diriku mulai merindukan sosokmu untuk temani
hari-hariku. Telah tumbuh di hatiku rasa kerinduan yang selalu berharap
ada dirimu.
Aku merasa bahagia saat ada kamu, itulah sebuah rasa yang tak bisa aku pungkiri lagi telah terjadi pada diriku.Kini
rasa cemburu pun kadang menghinggapi hati ini. Ketika melihat dirimu
justru terlihat begitu dekat dengan orang lain. Rasanya ingin
melarangmu, namun aku tak punya hak untuk melarangmu. Hingga aku pun
sering pura-pura tersenyum di depanmu dengan menutupi rasa sedihku yang
terbakar rasa kecemburuan. Rasanya aku ingin masih menyembunyikan
perasaanku padamu. Namun di sisi lain aku justru sangat berharap bahwa
dirimu itu tahu, bahwa sebenarnya aku itu merasa cemburu. Seolah merasa
tak ingin melihatmu terlalu dekat dengan orang lain.
Semua yang telah terasa diantara kita, membuatku percaya bahwa semua
ini bukanlah kebetulan semata. Semua telah ada dalam rencana-Nya. Dua
orang yang awalnya tidak kenal, kemudian saling mengenal. Dua insan yang
awalnya tak pernah akrab.. Dua sosok yang awalnya biasa saja, kemudian berubah rasakan
kebahagian diantara hatinya. Ini semua adalah bagian dari karunia dari
Tuhan, Allah telah memercikkan sebuah keindahan di hati ini. Itulah
cinta, mungkin inilah banyak penyair yang mengatakan cinta itu adalah
anugerah.
“Cinta, kurasa tak ada cinta yang sempurna kalau tak menjadi jodoh.”
Maka bolehkan aku berharap pada Tuhanku, meminta agar dirimu nantinya jadi jodohku. Maaf jika aku berharap, mengharapkanmu yang mungkin sebenarnya tak mengharapkanku
.Memimpikanmu yang mungkin sebenarnya dirimu justru memimpikan orang lain. Tetapi inilah aku dengan segenap harapan yang aku inginkan, berharap cintaku bisa terbalas oleh cintamu dalam kebersamaan. Jika mungkin hari ini terlalu dini bagiku untuk berharap padamu, atau terlalu dini mengungkapkan perasaan yang ada di hati ini. Maka semoga jika memang kita ditakdirkan, maka hubungan yang telah kita bina selama ini bisa memberikan kebahagiaan saat ini dan seterusnya.
Jika tidak, ah aku masih tak berharap kalau kita tak ditakdirkan bersama. Maaf jika aku egois dalam berharap dan berdoa, namun setidaknya inti dalam doaku tetap aku mendoakan kebahagiaan untukmu. Tak semata-semata menuruti keinginan hatiku dan tak serta merta menomersatukan bahagiaku. Karena dengan cinta, aku ingin kita bisa bahagia bersama. Bukan salah satu diantara kita saja.
jkt 231015
to:A*I
SURAT DARI SEEKOR KUCING LIAR
SURAT DARI SEEKOR KUCING LIAR
"JIKA TIDAK BISA MENYANYANGI PALING TIDAK JANGAN SAKITI KAMI"
Sebuah Surat Dari Seekor Kucing
Dikutip dari FB seorang penyayang kucing
Salam saudaraku....
Maaf apabila tulisanku ini mengganggumu. Namun aku tidak bisa bercerita langsung kepada kalian. Aku hanya bisa menulis di secarik kertas lusuh ini.
Kemarin aku sedang berjalan dan melihat temanku berlindung di sebuah benda besar. Benda itu memiliki 4 roda, dan kelihatannya terbuat dari besi yang sangat berat. Aku tidak tahu nama dari benda itu. Tapi benda itu telah membunuh temanku.
Ketika benda itu mundur, temanku tertindih benda itu.
Benda itu pergi, lalu aku cepat-cepat lari menghampiri temanku. Aku memanggilnya namun Ia hanya terdiam. Aku melihat darah keluar dari kepala dan lehernya. Aku menjilati darah temanku sambil menangis sampai ada seorang manusia yang mengubur temanku dan menyuruhku pergi dari tempat itu. Betapa baiknya manusia itu. Aku tidak akan pernah melupakannya yang telah menolong sahabatku.
Aku kembali berjalan dan melihat tempat sampah di depanku. Kalian menyebutnya tempat sampah. Namun bagiku ini adalah tempat mencari makan. Setidaknya kami tidak perlu membayar untuk mendapatkan beberapa potong ayam basi. Oh, ternyata di tempat makan ini tidak ada makanan.
Aku terus berjalan sambil menelusuri setiap tempat sampah yang ada. Aku lapar, namun aku hanya bisa mengais tempat ini. Andai saja sahabatku masih hidup. Ia pasti akan sangat menghiburku.
Akhirnya aku mendapatkan sepotong ayam. Meskipun tinggal tulang, aku sangat bersyukur. Namun tiba-tiba ada jantan lain yang mencakar punggungku dan merebut makananku. Ya, kami memang harus bertengkar untuk mendapatkan makanan dan seekor betina. Aku hanya merelakannya dan mengais tempat makan lainnya.
Aku menemukan ayam lagi, dan yang ini lebih besar! Aku sangat bersyukur dan bahagia. Namun ada seorang manusia yang datang dan menendang kepalaku. Aku langsung lari membawa ayam itu dan menikmatinya di tempat yang aman.
Kepalaku masih terasa sakit sekali karena tendangan manusia tadi. Namun aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku hanyalah seekor kucing yang tidak disukai banyak manusia.
Terkadang aku berfikir bahwa menjadi manusia enak sekali. Kalian bisa mencari makanan yang layak dan bergizi. Kalian juga bisa hidup bersama sebagai keluarga.
Aku pulang dengan menenteng sisa ayam di mulutku. Ya, aku sengaja menyisakan ayam tadi untuk anak dan istriku tercinta.
Begitu sampai, istriku bilang bahwa anak kami dipisahkan dari kami oleh seorang manusia. Istriku tidak tahu kemana anak-anak kami dibawa. Kami hanya bisa menangis. Layaknya kalian, kami juga ingin melihat anak kami tumbuh besar dan sehat. Namun itu hanya tinggal impian semata.
Terkadang aku merasa iri dengan kucing-kucing yang dipelihara oleh manusia. Mereka mendapatkan kasih sayang yang besar dan makanan yang layak. Namun kucing-kucing itu adalah bule yang bulunya panjang, lebat, dan halus. Ya aku sebagai kucing kampung hanya bisa melihat mereka dari jauh.
Dan kebanyakan kucing ras lebih banyak disukai oleh manusia, ketimbang kami kucing kampung, ya kami akui kungkin karena kami kotor dan tidak lucu, tidak seperti mereka kucing ras,
Jika aku harus berhenti dan mengais pada setiap tempat sampah, kucing peliharaan hanya tinggal berteriak kelaparan dan majikannya akan memberi makanan.
Pernah suatu waktu aku berusaha mencicipi makanan mereka, namun aku ditimpuk dengan batu oleh majikan mereka.
Ketika melihat manusia makan ikan, aku menghampirinya. Aku berharap mereka akan memberikan rasa iba terhadapku.
Namun aku ditendang lagi. Rasanya sangat sakit. Aku langsung pergi dan hanya bisa berdoa agar manusia itu segera berubah.
Kita sama-sama makhluk ciptaan Tuhan, namun mengapa kalian begitu benci terhadap kami? Ya, tubuh kami penuh luka dan menjijikan. Kami memang harus berjuang demi anak-anak dan istri kami. Memang bukan dengan pergi ke kantor, tapi dengan mencari makanan. Mengapa kalian begitu angkuh terhadap kami? Padahal kami tidak pernah menendang atau membalas semua perbuatan kalian.
Sekarang, aku mau menyebrang. Ini bertaruh antara hidup dan mati. Begitu banyak benda yang mirip dengan pembunuh temanku. Jika aku tidak selamat dalam penyebrangan ini, aku hanya bisa berharap anak-anak dan cucu-cucuku mendapat perlakuan yang layak dari kalian.
Biar aku saja yang menerima perlakuan malang ini. Tolong jaga dan kasihi keturunanku ya manusia. Semoga dengan surat ini kalian tahu seberapa besar penderitaan kami.
Selamat tinggal dan terimakasih karena sudah membaca suratku.
By : Kucing lucu net
"JIKA TIDAK BISA MENYANYANGI PALING TIDAK JANGAN SAKITI KAMI"
Sebuah Surat Dari Seekor Kucing
Dikutip dari FB seorang penyayang kucing
Salam saudaraku....
Maaf apabila tulisanku ini mengganggumu. Namun aku tidak bisa bercerita langsung kepada kalian. Aku hanya bisa menulis di secarik kertas lusuh ini.
Kemarin aku sedang berjalan dan melihat temanku berlindung di sebuah benda besar. Benda itu memiliki 4 roda, dan kelihatannya terbuat dari besi yang sangat berat. Aku tidak tahu nama dari benda itu. Tapi benda itu telah membunuh temanku.
Ketika benda itu mundur, temanku tertindih benda itu.
Benda itu pergi, lalu aku cepat-cepat lari menghampiri temanku. Aku memanggilnya namun Ia hanya terdiam. Aku melihat darah keluar dari kepala dan lehernya. Aku menjilati darah temanku sambil menangis sampai ada seorang manusia yang mengubur temanku dan menyuruhku pergi dari tempat itu. Betapa baiknya manusia itu. Aku tidak akan pernah melupakannya yang telah menolong sahabatku.
Aku kembali berjalan dan melihat tempat sampah di depanku. Kalian menyebutnya tempat sampah. Namun bagiku ini adalah tempat mencari makan. Setidaknya kami tidak perlu membayar untuk mendapatkan beberapa potong ayam basi. Oh, ternyata di tempat makan ini tidak ada makanan.
Aku terus berjalan sambil menelusuri setiap tempat sampah yang ada. Aku lapar, namun aku hanya bisa mengais tempat ini. Andai saja sahabatku masih hidup. Ia pasti akan sangat menghiburku.
Akhirnya aku mendapatkan sepotong ayam. Meskipun tinggal tulang, aku sangat bersyukur. Namun tiba-tiba ada jantan lain yang mencakar punggungku dan merebut makananku. Ya, kami memang harus bertengkar untuk mendapatkan makanan dan seekor betina. Aku hanya merelakannya dan mengais tempat makan lainnya.
Aku menemukan ayam lagi, dan yang ini lebih besar! Aku sangat bersyukur dan bahagia. Namun ada seorang manusia yang datang dan menendang kepalaku. Aku langsung lari membawa ayam itu dan menikmatinya di tempat yang aman.
Kepalaku masih terasa sakit sekali karena tendangan manusia tadi. Namun aku tidak bisa berbuat apa-apa. Aku hanyalah seekor kucing yang tidak disukai banyak manusia.
Terkadang aku berfikir bahwa menjadi manusia enak sekali. Kalian bisa mencari makanan yang layak dan bergizi. Kalian juga bisa hidup bersama sebagai keluarga.
Aku pulang dengan menenteng sisa ayam di mulutku. Ya, aku sengaja menyisakan ayam tadi untuk anak dan istriku tercinta.
Begitu sampai, istriku bilang bahwa anak kami dipisahkan dari kami oleh seorang manusia. Istriku tidak tahu kemana anak-anak kami dibawa. Kami hanya bisa menangis. Layaknya kalian, kami juga ingin melihat anak kami tumbuh besar dan sehat. Namun itu hanya tinggal impian semata.
Terkadang aku merasa iri dengan kucing-kucing yang dipelihara oleh manusia. Mereka mendapatkan kasih sayang yang besar dan makanan yang layak. Namun kucing-kucing itu adalah bule yang bulunya panjang, lebat, dan halus. Ya aku sebagai kucing kampung hanya bisa melihat mereka dari jauh.
Dan kebanyakan kucing ras lebih banyak disukai oleh manusia, ketimbang kami kucing kampung, ya kami akui kungkin karena kami kotor dan tidak lucu, tidak seperti mereka kucing ras,
Jika aku harus berhenti dan mengais pada setiap tempat sampah, kucing peliharaan hanya tinggal berteriak kelaparan dan majikannya akan memberi makanan.
Pernah suatu waktu aku berusaha mencicipi makanan mereka, namun aku ditimpuk dengan batu oleh majikan mereka.
Ketika melihat manusia makan ikan, aku menghampirinya. Aku berharap mereka akan memberikan rasa iba terhadapku.
Namun aku ditendang lagi. Rasanya sangat sakit. Aku langsung pergi dan hanya bisa berdoa agar manusia itu segera berubah.
Kita sama-sama makhluk ciptaan Tuhan, namun mengapa kalian begitu benci terhadap kami? Ya, tubuh kami penuh luka dan menjijikan. Kami memang harus berjuang demi anak-anak dan istri kami. Memang bukan dengan pergi ke kantor, tapi dengan mencari makanan. Mengapa kalian begitu angkuh terhadap kami? Padahal kami tidak pernah menendang atau membalas semua perbuatan kalian.
Sekarang, aku mau menyebrang. Ini bertaruh antara hidup dan mati. Begitu banyak benda yang mirip dengan pembunuh temanku. Jika aku tidak selamat dalam penyebrangan ini, aku hanya bisa berharap anak-anak dan cucu-cucuku mendapat perlakuan yang layak dari kalian.
Biar aku saja yang menerima perlakuan malang ini. Tolong jaga dan kasihi keturunanku ya manusia. Semoga dengan surat ini kalian tahu seberapa besar penderitaan kami.
Selamat tinggal dan terimakasih karena sudah membaca suratku.
By : Kucing lucu net
Jumat, 20 September 2013
ALAT KOMUNIKASI (T.Informatika )
TUGAS TI 1 20-09-2013
Perbedaan antara:
EDORAM
|
SDRAM
|
-memiliki kemampuan yang
lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa.
|
_ memiliki kemampuan
setingkat di atas EDO-RAM.
|
-memiliki Slot
memori 72 pin.
|
-memiliki Slot memori
untuk SD RAM 168 pin
|
- Bentuk EDO-RAM lebih
panjang daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM).
|
-berBentuk Dual Inline
Memory Modul (DIMM).
|
-Memiliki kecepatan lebih
dari 66 Mhz
|
- Memiliki kecepatan di
atas 100 MHz
|
perbedaan antara PROM, EPROM EEPROM:
- · PROM (Programmable Read-Only Memory): PROM adalah chip memori yang dapat menyimpan program. Tetapi sekali PROM digunakan, kita tidak akan dapat membersihkan dan menyimpan kembali data lainnya.
- · EPROM (Erasable Programmable Read-Only Memory): EPROM adalah jenis khusus dari memori PROM, dimana EPROM ini dapat dihapus dengan menggunakan cahaya ultraviolet.
- · EEPROM(Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory) merupakan memori non-volatile. Informasi, data atau program yang tersimpan di dalamnya tidak akan hilang walaupun komputer dimatikan, dan tidak membutuhkan daya listrik untuk mempertahankan atau menjaga informasi atau program yang tersimpan di dalamnya.EEPROM akan menghapus isi satu byte pada suatu waktu. Hal ini membuat lambat untuk diperbarui
Perbedaan antara circuit
board,SIMM,DIMM?
Circuit board:
SIMM(Single Inline Memory Module),
·
mempunyai dua tipe utama.
·
Sebagai contoh tersedia tipe 30 pin ( 8 bit
ditambah satu bit opsional untuk bit paritas) dan 72 pin ( 32 bit ditambah
empat bit opsional untuk bit paritas). SIMM dengan 30 pin lebih secara fisik
ukurannya lebih kecil dari 72 pin.
·
Chip
memori SIMM terletak pada salah satu sisi maupun di dua-duanya.
DIMM(Dual Inline Memory Module),
·
mempunyai tiga tipe utama.
·
DIMM pada umumnya dipakai untuk standar chip
SDRAM atau DDR SDRAM yang dibedakan dari karakteristik fisik
·
DIMM
standar mempunyai 168 pin, DDR DIMM mempunyai 184 pin, dan DDR2 DIMM mempunnyai
240 pin.
·
Perbedaan fisik utama antara SIMM dengan DIMM
yaitu DIMM mempunyai pin signal yang berbeda pada setiap sisi modul memori
senhingga dinamakan dengan Dual Inline Memory Module.
Perbedaan antara :
-Cache memory adalah tempat data dan informasi sementara
yang paling banyak digunakan atau diakses oleh komputer. Cache memory bisa
disebut juga sebagai gabungan dari beberapa SRAM. Ukuran cache adalah 256 KB
dan 512 KB.
Ukuran Cache 256 KB adalah 32KB x 8 SRAM. Ukuran Cache 512
KB adalah 64KB x 8 SRAM.
-VRAM sama-sama sebagai menulis dan membaca suatu data
disimpan dalam memory RAM atau VRAM untuk diberikan pada proses selanjutnya.
Tetapi kinerja VRAM lebih dikhusus kan pada proses pengolahan data grafis
-Video memory stick adalah jenis RAM yang dibuat khusus
untuk video adapter. Kapasitas VGRAM sangat menentukan kualitas gambar yang
dihasilkan oleh video adapter tersebut.
modem merupakan penggabungan antara Modulator dan
Demodulator. Oleh karena itu modem bisa dikatakan sebagai alat komunikasi
dua arah yang digunakan sebagai alat untuk merubah data dari bentuk analog ke
digital atau sebaliknya.
-modem internal vs eksternal:
|
internal
|
eksternal
|
Perangkatnya berada di dalam CPU
|
perangkatnya berada di luar CPU
|
tidak menggunakan sumber tegangan sendiri hingga harus dicatu
dari power supply pada CPU.
|
biasanya menggunakan sumber tegangan terpisah berupa adaptor
|
modem langsung dipasangkan pada slot ekspansi yang ada pada
mainboard.
|
tidak perlu ada slot ekspansi yang dikorbankan sehingga biSA
dipakai untuk keperluan lain,
|
tidak di lengkapi dengan lampu indikator sehingga sulit untuk
memantau status modem (walaupun bisa dilakukan lewat software)
|
dilengkapi dengan lampu indikator yang memudahkan kita untuk
memonitor status modem
|
harganya lebih murah
|
harganya lebih mahal
|
·
Smart modem
adalah sebuah software yang di rancang khusus yang dapat melakukan
pengiriman dan penerimaan data yang sudah terintegrasi dan juga penggunannya
dapat di pndah pindah dan juga dapat di share ke perangkat atau media yang lain
.
·
Fax modem adalah modem yang bekerja seperti
faksimil, dengan sebuah software yang dirancang khusus, dapat mengubah modem
menjadi sebuah mesin faksimil, dimana modem merubah dokumen digital menjadi sinyal analog
dan dibangkitkan kembali menjadi file gambar jika yang menerima kembali adalah fax modem
atau menjadi dokumen tercetak jika yang menerima adalah mesin faksimil.
menjadi sebuah mesin faksimil, dimana modem merubah dokumen digital menjadi sinyal analog
dan dibangkitkan kembali menjadi file gambar jika yang menerima kembali adalah fax modem
atau menjadi dokumen tercetak jika yang menerima adalah mesin faksimil.
Langganan:
Postingan (Atom)









